Pesona Wisata Monumen Nasional Perlu Kamu Tahu

2 min read

Pesona Wisata Monumen Nasional Perlu Kamu Tau – Siapa sih yang tidak kenal dengan Monas atau Monumen Nasional, semua orang Indonesia pasti tau. Bahkan para turis dari negara lain pun mengetahuinya. Dahulu, setelah ibu kota negara sempat berada di kota Jogjakarta untuk kemudian kembali lagi ke Jakarta. Presiden Soekarno pun telah berencana untuk membangun sebuah tugu sebagai simbol dari perjuangan bangsa indonesia pada masa revolusi kemerdekaan 1945.
Akhirnya, saat hari ulang tahun Indonesia yaitu pada 17 Agustus 1954, komite nasional pun telah mengadakan sayembara untuk mencari rancangan terbaik yang bertujuan untuk pembangunan Monumen Nasional. Akan tetapi, sayangnya dari semua rancangan yang diajukan, Soekarno kurang menyukainya sehingga ia pun meminta bantuan dari R.M Soedarsono untuk dapat melanjutkan rancangan yang telah dibuat oleh Silaban.

Review Pesona Wisata Monumen Nasional di Jakarta

Dalam rancangan wisata Monumen Nasional ini, R.M Soedarsono memasukan angka 17, 8 dan 45 yang melambangkan hari kemerdekaan Indonesia. Kemudian tugu ini pun akan dibangun di area seluas 80 hektar. Jadilah, Monumen Nasional ini telah di rancang oleh R.M Soedarsono, Silaban dan Frederich. Monumen Nasional ini telah memiliki tinggi 132 meter atau sekitar 433 kaki. Pada bagian puncak tugu kamu dapat menemukan sebuah mahkota berbentuk lidah api yang telah melambangkan semangat perjuangan bangsa Indonesia yang menyala-nyala. 
Pesona Wisata Monumen Nasional Perlu Kamu Tau
Adapun rancangan dari Monumen Nasional ini yangtelah dibuat sedemikian rupa untuk mewujudkan nilai filosofisnya sendiri. Bangunan dari monumen ini pun terdiri dari dua unsur yaitu Lingga dan Yoni. Tugu yang telah menjulang tinggi pada monumen ini adalah Lingga yang melambangkan maskulinitas serta siang hari. Sedangkan, pada pelatarannya yang telah berbentuk cawan akan melambangkan Yoni atau femininitas dan malam hari. 
Jadilah, keduanya tersebut digabungkan sebagai wujud dari kesuburan. Tidak jarang wisata Monumen Nasional ini pun diartikan sebagai alu dan lesung yang telah menjadi alat penumbuk padi yang akan digunakan rumah tangga petani di Indonesia.
Selain melihat sejarah Monumen Nasional, kamu juga dapat melihat tempat wisata yang telah di sediakan di tempat ini :

Melihat Air Mancur

Monas ini tidak hanya menarik untuk dapat kamu kunjungi pada siang hari tetapi juga pada saat malam hari. Kamu dapat menyaksikan sebuah pertunjukan yang menarik berupa air mancur menari di kolam yang berada di taman Monas. Untuk dapat melihat pertunjukantersebut kamu tidak perlu membayar tiket lagi seperti saat kamu akan masuk ke dalam museum. 
Kamu dapat berkunjung ke wisata Monumen Nasional ini pada pukul 19.00 hingga 20.30 untuk dapat melihat air mancur menari. Meski tidak menggunakan teknologi yang canggih, sorotan lampu warna-warni yang di sertai alunan musik khas Indonesia sudah menjadikan pertunjukan air mancur menari dan sangat menghibur. 

Melihat Rusa

Kamu tidak perlu pergi ke kebun binatang untuk melihat rusa berkeliaran. Di Monumen Nasional ini pun kamu bisa melihat hewan ini berlalu lalang di area taman kota. Kurang lebih terdapat sekitar puluhan rusa tutul yang dirawat oleh petugas di sana. Kamu juga bahkan dapat memberi makan rusa-rusa tersebut dengan sayur-sayuran yang telah dijual oleh para penjual sekitar Monas.

Berkeliling Dengan Kereta

Area wisata Monumen Nasional ini yang sangat luas tentunya cukup untuk menyita tenaga, jika kamu harus menelusurinya dengan berjalan kaki. Tetapi, tenang kamu tidak perlu berlelah-lelah untuk dapatmengeksplore Monas ini karena di sini terdapat fasilitas berupa kereta wisata. Fasilitas tersebut telah disediakan secara gratis untuk para pengunjung yang ingin berkeliling di Monas. Kamu juga hanya perlu duduk manis untuk dapat melihat pemandangan di sekitar Monas dari atas kereta.
Sangat menarik bukan ikon wisata Indonesia ini. Sebagai warga negara Indonesia, sepatutnya kamu wajib mengunjungi wisata Monumen Nasional ini. Untuk itu Monas ini bisa jadi referensi kamu saat berwisata di ibu kota. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *