Musim Hujan, Perhatikan Perawatan Kaca Film

2 min read


DAPURPACU – Berkendara menggunakan mobil pada saat cuaca hujan tentu penuh risiko. Jarak pandang yang terbatas serta terbentuknya genangan air yang mengakibatkan aquaplaning bakal dialami pengguna mobil.

Dari berbagai faktor inilah yang kadangkala memicu kecelakaan di jalan yang kerap kali terjadi. Selain menjaga kondisi ban, menggunakan wiper yang masih bagus dan menjaga kecepatan, juga penting memperhatikan kaca film di mobil.

Hal ini penting, karena alasan visibilitas saat berkendara di musim hujan jelas sangat berbeda dengan kondisi pada cuaca normal. Fokus pun bakal sedikit berkurang.

Visibilitas yang baik selain nyaman untuk pengemudi juga menjadi faktor penentu keselamatan berkendara. Pandangan yang terbatas bisa menambah resiko untuk terjadi kecelakaan.

Head of Aftersales PT V-KOOL Indo Lestari, Billy Susanto mengatakan, sangat penting untuk memperhatikan soal visibilitas, karena ini yang membuat kita bisa fokus dalam berkendara.

“Kalau visibilitas tidak bagus, maka otomatis membuat kewaspadaan berkendara akan berkurang. Makanya kami di V-Kool sangat serius memperhatikan visibilitas yang bagus dari sisi kabin dalam segala kondisi,” ujarnya.

Berikut adalah beberapa tips bagi pemilik mobil agar berkendara tetap nyaman dalam segala kondisi, termasuk dalam pemilihan kaca film menurut V-Kool.

Pastikan Kaca Tidak Berembun
Kaca mobil yang berembun saat hujan memang mengganggu pandangan pengemudi dan dapat berakibat bahaya. Pandangan jadi buram sehingga Anda sulit melihat dengan jelas dan berpotensi menabrak obyek yang ada di depan.

AC yang tidak dapat menyala dengan maksimal membuat suhu kabin jadi sedikit lebih hangat, ketimbang suhu luar sehingga embun menyelimuti kaca dari dalam.

Anda sebaiknya tetap melakukan perawatan atau perbaikan mobil agar tidak ada lagi embun yang muncul. Lakukan penggantian karet wiper yang sudah getas, atau perbaiki AC apabila hembusannya sudah kurang sejuk.

Jaga kondisi kabin mobil selalu bersih dan kering dengan membersihkan karpet dek mobil secara teratur. Jangan lupa setelah dicuci dijemur selama beberapa jam.

Karpet yang agak basah menyebabkan udara di kabin ikut lembab. Ini jadi salah satu penyebab munculnya embun di kaca, dan memunculkan bau yang tidak sedap tentunya.

Pemilihan Kaca Film
Secara tidak langsung, memilih kaca film cukup penting. Terkadang saat hujan, pandangan terganggu oleh kaca film yang terlalu gelap ataupun buram. Pastikan kaca film berkualitas baik, sehingga kejelasan daya pandang yang dihasilkan tidak berkurang.

Pilihlah kaca film dengan tingkat kegelapan tidak lebih dari 40% untuk di depan. Penggunaan kaca film dengan kegelapan di atas 40% bisa mengurangi pandangan terutama jika malam hari dan atau pada saat hujan.

Pada iklim dan panas tropis, sangat perlu memakai kaca film terbaik. Teknologi spectrally selective yang disusupkan pada kaca film V-Kool secara pintar akan meneruskan cahaya tampak (Visible Light Transmission) dan menolak sinar infra merah dan ultra violet lebih dari 99%.

Teknologi ini secara efektif mengurangi panas matahari masuk ke dalam kabin, namun tetap mempertahankan tingkat VLT yang tinggi. Singkatnya, kaca film akan terlihat bening, tapi menolak panas dengan sangat baik.

Selain itu, kaca film V-Kool dibuat menggunakan material pilihan yang berkualitas premium dengan polyester terbaik. Hanya 1% dari produksi polyester dunia memenuhi standar tinggi V-Kool sehingga menghasilkan kaca film bening terbaik.

Merawat Kaca Film
Ini yang terpenting dalam menjaga performa tolak panasnya agar tetap terjaga. Meskin dipasang di bagian dalam, seringkali kaca film tersentuh tangan yang membuat berminyak.

Urusan merawat kaca film bukan perkara yang sulit. Anda cukup membersihkannya secara rutin menggunakan air biasa dan tidak membutuhkan cairan khusus pembersih kaca.

Justru dengan menggunakan cairan khusus berpotensi merusak kaca film, mengingat biasanya mengandung zat tertentu di dalamnya. Kalau ada noda, bisa dibasahkan dengan air lalu dilap hingga bersih dan kering.

Pemilihan lap yang tepat juga patut diperhatikan. Sebaiknya mgunakan lap yang lembut dan bersih tersendiri dan tidak sama dengan yang digunakan untuk membersihkan bagian bodi mobil. [dp/MTH]



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *