Jangan Diamkan Pelek Habis Menghajar Lubang, Periksa Segera!

1 min read


DAPURPACU – Merawat sektor kaki-kaki seperti pelek, sangat penting dilakukan, sebagai bagian dari komponen mobil yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Materialnya memang ada macam yakni besi dan aluminium (alloy).

Di musim penghujan seperti saat ini, pelek rentan rusak bila berkendara dengan sembarangan atau jorok dalam memperlakukannya. Misalnya dibiarkan kotor setelah dipakai.

Dengan keadaan bersih, kondisi pelek bila ada sesuatu yang ganjal bisa langsung terdeteksi secara kasat mata. Terlebih bila sebelumnya menghajar jalan berlubang.

Padahal pelek tetap memiliki potensi rusak jika bermasalah. Sekuat apapun bahan pembuat pelek, tetap ada kemungkinan pelek mobil rusak karena tersandung masalah.

“Di musim hujan kita harus lebih waspada selama di perjalanan. Jangan sampai pelek mobil AutoFamily rusak karena menabrak lubang,” kata Nur Imansyah Tara, Aftersales Division Head Auto2000.

Dalam beberapa kasus, pelek depan yang rusak akan menyebabkan getaran di kemudi. Tapi umumnya kerusakan pelek tidak akan dapat dirasakan kecuali di saat bersamaan ban juga rusak seperti pecah atau benjol.

Oleh karenanya, segera tepikan mobil dan periksa kondisi ban dan pelek setelah mobil menabrak lubang atau gundukan jalan dengan kecepatan tinggi dan berpotensi merusak keduanya.

Setidaknya ada 2 hal yang bisa menyebabkan pelek rusak atau performa pelek menjadi menurun. Pertama adalah akibat tekanan angin ban yang berkurang. AutoFamily dapat memeriksa pelek mobil secara rutin bersamaan dengan pengecekan tekanan angin ban.

Pelek memiliki risiko besar untuk rusak kalau tekanan angin ban mobil kurang dari standar karena goncangan ban akan diteruskan ke pelek, terutama mobil dengan ban yang tipis atau tidak menggunakan ban standar.

Menimbang risiko tersebut, Autofamily disarankan untuk menggunakan ban standar dan menerapkan prinsip safety driving untuk mengurangi risiko ban mobil melindas lubang dengan kecepatan tinggi.

Kedua, pelek retak. Selama hanya kerusakan ringan seperti baret karena terkikis trotoar, kerusakan pada pelek masih dianggap wajar. Tapi kalau sudah terlihat ada keretakan atau permukaan pelek sudah tak bulat sempurna, disarankan untuk mengganti dengan pelek baru.

Jangan berspekulasi dengan memperbaikinya sendiri karena konstruksi pelek sudah berubah dan sulit untuk bisa kembali normal seperti sediakala, yang akan mempengaruhi sistem pengendalian dan kenyamanan mobil.

Akan sangat berbahaya jika diabaikan lantaran dapat mengakibatkan kecelakaan. Lakukan penggantian pelek baru yang tersedia banyak di pasaran. Di bengkel Auto2000 juga menyediakan loh!

Dengan membeli di Auto2000, keaslian pelek sudah pasti terjamin kualitasnya. Sembari itu, AutoFamily bisa meminta kepada petugas Auto2000 untuk melakukan pengecekan seluruh ban dan pelek dari potensi kerusakan, termasuk menjalankan proses spooring dan balancing.

“Jika tidak bisa dihindarkan dan pelek mobil rusak, segera ganti yang baru di bengkel Auto2000 dengan jaminan produk asli bergaransi demi keselamatan berkendara di jalan,” tandas Nur. [dp/MTH]



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *