BF Goodrich Dukung Kemenangan Peterhansel di Ajang Dakar 2021

1 min read


DAPURPACU – Stéphane Peterhansel dari tim JCW keluar sebagai pemenang di ajang balap Dakar yang berlangsung di Saudi Arabia, 3 – 15 Januari lalu. Menunggangi X-Raid Mini buggy, Peterhansel mampu melewati seluruh rintangan pada ajang itu.

Kombinasi kecepatan, konsistensi, dan kontrol dari pria asal Prancis ini menjadi kunci utama pada medan berat sejauh 2.500 km. Sepanjang 12 tahap yang dilewati, ajang ini menguji tidak hanya sang pebalap, juga kru, kendaraan, serta ban.

Pria yang lebih dikenal dengan ‘Monsieur Dakar’ ini mengaku performa ban BFGoodrich All Terrain T/A KDR2+ yang digunakannya selama balapan diklaim mendukung balapan yang telah dua kali digelar di kawasan Timur Tengah itu.

Sandrine Combeaux, Manager BFGoodrich Europe memaparkan, ban ini dilengkapi teknologi rally terbaik dan merupakan hasil dari proses pengembangan yang berkelanjutan.

“Pengembangan itu dilandasi oleh data yang dikumpulkan dari berbagai acara,” jelas Sandrine yang bertandem dengan Edouard Boulanger, dalam siaran resminya, Selasa (2/2) lalu.

Dia mengakui lintasan balap di kawasan ini jauh lebih berat dibandingkan di Amerika Selatan. Tiap pebalap dituntut untuk bergerak cepat di atas medan yang sulit.

Sebagaimana yang telah diindikasikan oleh data dari tahun ini, big-wheeled buggy ini memiliki keuntungan dalam hal kekuatan struktural, jika dibandingkan kendaraan 4×4 – yang terdapat pada roda yang lebih kecil – lebih rentan terhadap berbagai permasalahan.

“Selain pentingnya kemampuan navigasi yang tepat, serta menjaga tradisi rally ala Afrika, gaya mengemudi dan perhatian khusus terhadap mekanis menjadi kuncinya, sebagaimana yang telah ditampilkan oleh kemenangan Stéphane Peterhansel,” pungkasnya.

Para pakar BFGoodrich terjun secara langsung dalam mendukung mitra mereka dari awal hingga akhir, membantu mereka dengan ban, pemasangan, dan pilihan tekanan ban. Selama 12 etape, BFGoodrich® Service Center telah memasang dan melepaskan sekitar 3.800 ban.

Sebagai informasi, ajang seperti Dakar dan ‘Baja’ Amerika Utara telah berkontribusi secara signifikan terhadap kemampuan ban all-terrain BFGoodrich. Mereka menggunakan motorsport sebagai laboratorium nyata untuk menguji ban di berbagai kondisi paling ekstrim.

Uji coba ini bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan berharga yang dapat diaplikasikan pada ban komersil BFGoodrich® bagi kendaraan penggerak empat roda. [dp/MTH]



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *