Indonesia Jadi ‘Tuan Rumah’ Balap Extreme Electric Championship 2021

2 min read


DAPURPACU – Kejuaraan balap off-road mobil listrik bertajuk Extreme E 2021 dipastikan bakal dimulai awal April mendatang, usai pihak penyelenggara merilis kalender resmi pada Januari lalu.

Kawasan Wadi Rum Alula di Saudi Arabia didapuk sebagai lokasi perdana balap kendaraan listrik yang mengusung konsep layaknya Dakar Rally tersebut.

Alejandro Agag, penggagas even yang juga merupakan founder balap Formula E, mengakui bahwa balap ini sekaligus ingin mengampanyekan pelestarian lingkungan hidup dan pencegahan fenomena pemanasan global serta kesetaraan gender.

“Cabang olahraga mampu menciptakan gejolak para fans yang tiada tara, dan ajang Extreme E bakal menggunakan platform motorsport untuk menggaungkan kesadaran para fans akan masalah lingkungan yang makin kritis,” ujar Alenjandro, dalam keterangan resminya, Senin.

Dia mengatakan Extreme E menjadi momentum untuk menyelamatkan Bumi. Kondisi ini menurutnya sudah terlihat dari lapisan es dan gletser yang mencair, hingga penggundulan hutan dan gurun.

Alejandro Agag, penggagas Extreme E Championship 2021, sekaligus founder ajang Formula E..

“Extreme E akan menampilkan platform cerita penting tentang ancaman dan dampak perubahan iklim di setiap lokasi (yang dilombakan). Dan saat kita menyusun dasar-dasar olahraga baru ini, itu sangat penting untuk merancang kehadiran merek yang mendukung misi berani ini,” tambahnya.

Dijadwalkan 10 tim dengan sejumlah nama-nama pebalap yang terkenal di beberapa ajang balap bakal terjun, seperti Carlos Zain, Jenson Button, Sebastian Loeb dan lain sebagainya.

Ada satu tim yakni X44 yang dinakhodai oleh para pebalap Formula One (F1) yaitu Lewis Hamilton dan Nico Rosberg. Indonesia pun bakal menerjunkan tim yang mengikuti ajang itu.

Ajang yang baru mendebut ini bakal dilaksanakan di empat benua berbeda yang akan dikemas sebagai entertaiment dan adventure, serta disiarkan ke seluruh dunia termasuk Indonesia.

Atas keikutsertaan Indonesia, Alejandro pun membidik satu lokasi yang diyakininya cukup menarik menjadi tempat penyelenggaraan, yaitu Kepulauan Selayar.

Kepulauan Selayar dibidik sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Extreme E Championship musim 2022.

Teechetah Team menjadi satu-satu perwakilan Indonesia di ajang itu. Tim besutan Indover Xtreme Elektrik yang dinakhodai Adi Surjanto ini juga memiliki hak opsi sebagai penyelenggara balap tersebut di wilayah Indonesia.

“Setelah mengadakan pengamatan terhadap beberapa lokasi di Indonesia, kami tertarik mengusulkan kepulauan itu sebagai alternatif utama tempat pelaksanaan Extreme E di Indonesia pada 2022,“ jelas Adi, yang saat ini menjabat Direktur Utama PT Indover Xtreme Elektrik.

Hal ini dengan mempertimbangkan kepulauan yang berada di wilayah Sulawesi Selatan itu, mewakili karakter alam wisata Indonesia yang terkenal dengan alam tropis dengan pulau terbanyak dan pantai terpanjang di dunia.

Disebutkan, kondisi alam, pantai, laut yang sangat bersih belum tercemar dan berpotensi dikembangkan menjadi destinasi wisata dunia, sesuai visi Extreme E mengangkat isu pariwisata dan pencegahan perubahan lingkungan Global.

Adi mengakui seperti tertera dalam side letter agreement dengan Extreme E Ltd, PT Indover Xtreme Elektrik memiliki hak sebagai promotor untuk wilayah Indonesia & Timor Leste.

“Atas dasar isi perjanjian itu, kami diberikan kebebasan untuk menggelar salah satu balapan di musim kedua (2022) Extreme Electric Championship di Indonesia. Kami mengusulkan Kepulauan Selayar sebagai kandidat tempat penyelenggaraannya,” jelas Adi.

“Selanjutnya kami akan membahas lebih detail dengan Extreme E Ltd selaku penyelenggara, dan berharap sambutan positif dari Pemerintah,” pungkasnya.

Sejatinya, even ini sudah mengalami penundaan dari jadwal sebelumnya yaitu pada Maret 2021. Penyebaran yang makin masif virus korona menjadi penyebab utamanya.

Untuk musim pertamanya ini, ajang balap Extreme Electric Championship bakal digelar di lima lokasi di empat benua, yang diklaim memiliki keunikan masing-masing:

– Wadi Rum Alula, Saudi Arabia 03 – 04 April 2021
– Lac Rose Dakar, Senegal 29 – 30 May 2021
– Kangerlussuaq, Greenland 28 – 29 Agustus 2021
– Santarem, Para, Brasilia 23 – 24 Oktober 2021
– Tierra Del Fuego, Argentina 11 – 12 Desember 2021



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *