Miliki Fasilitas ini di Pabrik, Daihatsu Pabrikan Mobil Paling Ramah Lingkungan

1 min read


DAPURPACU – Komitmen tinggi Daihatsu untuk terus merancang kendaraan-kendaraan ramah lingkungan berstandar global, merupakan upaya dalam kontribusinya menciptakan udara bersih, termasuk di Indonesia.

Info terkini disebutkan bahwa pabrik Daihatsu menjadi satu-satunya yang memiliki fasilitas uji emisi di sana berstandar emisi gas buang Euro 5 dan 6.

Dengan menggenggam sertifikasi internasional, fasilitas tersebut menjadi satu-satunya uji emisi terlengkap dan pertama di Indonesia, sehingga Daihatsu menjamin semua modelnya telah lulus tes uji emisi dan ramah lingkungan.

Hal ini dibuktikan melalui produk ADM yang telah dieskpor sampai ke 75 negara di dunia mulai dari Asia, Timur Tengah, Afrika, hingga Amerika Latin, di mana tiap negara memiliki regulasi standar emisi yang berbeda.

Adanya fasilitas itu disinyalir berkat adanya R&D Center milik Daihatsu yang berada di Karawang, Jawa Barat, yang telah didirikan sejak 2017 silam.

Soni Satriya, Executive Coordinator Engineering Division R&D PT Astra Daihatsu Motor, mengakui bahwa 75 persen dari polusi udara berasal dari gas buang kendaraan.

Berkat fasilitas R&D Center, lanjut Soni, Daihatsu terus menggelontorkan sejumlah produk yang diserap secara lokal maupun ekspor yang telah ramah lingkungan, mengikuti regulasi setiap negara.

“Permasalah emisi gas buang telah menjadi perhatian dunia, termasuk di Indonesia. Hal inilah yang kami buktikan melalui produk kendaraan yang ramah lingkungan,” ujar Soni, dalam temu vitual dengan media beberapa waktu lalu.

Langkah kedua Daihatsu dalam menerapkan teknologi ramah lingkungan adalah melalui Green Technology secara global, seperti Super Intelligent Catalyst.

Teknologi ini mampu melakukan self regeneration, sehingga bebas perawatan. Kemudian penerapan platform baru berbasis DNGA (Daihatsu New Global Architechture), sehingga kendaraan Daihatsu memiliki bobot yang lebih ringan, tangguh, dan hemat bahan bakar.

“Terpenting adalah penggunaan material yang tepat agar lebih ramah lingkungan sesuai dengan regulasi negara tujuan ekspor dari Daihatsu,” imbuh Soni kemudian.

Komitmen Daihatsu ini sejalan dengan Peraturan Gubernur Nomor 66 Tahun 2020, Pemerintah DKI Jakarta yang mewajibkan kendaraan bermotor yang beroperasi di DKI Jakarta, lulus uji emisi Gas Buang kendaraan, dan mulai berlaku pada 24 Januari 2021 lalu.

Tips Agar Mesin Tetap Ramah Lingkungan
Meski produk Daihatsu telah ‘melebelinya’ dengan ramah lingkungan, semua tetap berpulang pada para pemilik atau konsumen itu sendiri. Di sini, konsumen Daihatsu tetap dituntut untuk merawat kondisi mobil.

Berikut beberapa tips untuk menjaga kondisi mobil agar gas buangnya tetap ramah lingkungan, yang berimbas pada performa itu sendiri.
1. Perawatan berkala tepat waktu, seperti mengganti oli tepat waktu, penggantian filter udara tepat waktu, membersihkan kerak ruang bakar, selalu periksa tekanan ban,
2. Menggunakan bahan bakar berkualitas, yaitu bahan bakar tanpa timbal, dan memilih RON bahan bakar sesuai rekomendasi,
3. Menerapkan teknik mengemudi Eco-driving, seperti menggunakan fitur Eco-driving, mengoptimalkan penggunaan AC, menghindari akselerasi mendadak, mengurangi kondisi idle,
4. Memilih rute jalan yang efisien, memiliki alternatif rute jalan lain, dan tercepat, serta menghindari kemacetan.

“Kami berharap pelanggan juga dapat menerapkan tips berkendara yang ramah lingkungan, agar dapat berkendara secara aman, nyaman, dan juga membawa dampak positif untuk lingkungan,” tutup Soni. [dp/MTH]



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *