Mau Lulus Uji Emisi? Ikuti Kiat-kiat ini

1 min read


DAPURPACU – Dengan diberlakukannya uji emisi kendaraan bermotor baik roda dua maupun empat, sebagai langkah Pemprov DKI Jakarta meningkatkan kualitas udara dan kesehatan masyarakat.

Kebijakan tersebut mewajibkan kendaraan berusia di atas 3 tahun untuk uji emisi sebagai salah satu persyaratan perpanjangan STNK. Sanksi didapat bila tidak melakukan uji emisi.

Bisa jadi hal ini menjadi kekhawatiran bagi pemilik kendaraan. Apakah sejauh ini kendaraannya dalam keadaan ‘sehat’ tentu menjadi pertanyaan besar mereka, meski secara rutin melakukan servis di bengkel resmi.

Asst to Service Dept Head PT Suzuki Indomobil Sales, Hariadi, coba membagikan kiat mudah yang dapat diaplikasikan pemilik kendaraan agar emisi gas buangnya terkontrol sehingga dapat lolos uji emisi gas buang, di antaranya:

Perawatan Berkala secara Teratur
Lakukan kegiatan ini di bengkel resmi, mulai dari mengganti oli secara teratur, tune-up, dan mengecek semua kerja komponen mesin. Tujuannya untuk mengembalikan kinerja mesin agar lebih optimal dan efisien, sehingga emisi gas buang pun terjaga.

Minimalkan Memodifikasi Kendaraan
Kendaraan dengan standar pabrik akan melakukan pembakaran secara normal. Adanya campuran bahan bakar atau modifikasi mesin kendaraan berpotensi membuat pembakaran cenderung tidak biasa dan menghasilkan emisi gas buang yang lebih kotor.

Pastikan Tidak Menggunakan Bahan Bakar dengan Oktan Rendah
Penggunaan bahan bakar mempengaruhi pembakaran kendaraan. Gunakan bahan bakar minimal RON 90 atau lebih agar hasil pembakaran sempurna dan menghasilkan emisi gas buang yang lebih bersih.

Lakukan Carbon Clean
Hal ini disarankan untuk mobil dengan usia 5 tahun ke atas guna membersihkan timbunan karbon yang dihasilkan setelah proses pembakaran. Biasanya, timbunan karbon ini ada pada kepala silinder dan membuat kompresi mesin meningkat sehingga dapat mengganggu kinerja mesin.

Cek Kondisi Knalpot, Karburator, dan Pengapian
Knalpot dapat mengalami kebocoran seiring dengan pemakaian. Jika sudah bocor, tekanan pada sirkulasi gas buang yang berkurang menyebabkan penurunan kinerja kendaraan serta emisi gas buang yang meningkat.

Untuk mobil yang masih menggunakan karburator, cek kondisi karburator dan komponen pengapian agar efisiensi bahan bakar optimal. [dp/MTH]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *