Daihatsu Transfer Teknologi Untuk Guru-guru SMK se-Jawa Barat


DAPURPACU – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) terus berkontribusi dalam bidang pendidikan melalui pilar Pintar Bersama Daihatsu, dengan rutin menggelar pelatihan kepada para guru SMK binaannya.

Kali ini, pelatihan ini dilakukan secara virtual kepada 100 guru SMK di area Jawa Barat, 22 April lalu. Ragam pengenala seputar teknologi yang diaplikasikan pada lini model Daihatsu dijabarkan.

Menurut Aji Prima Barus Nurcahya, Section Head Service Training Department PT Astra Daihatsu Motor, pendidikan merupakan kebutuhan paling fundamental untuk pembangunan dan kemajuan masyarakat.

“Pelatihan ini merupakan salah satu wujud kontribusi Daihatsu dalam program vokasi dan industri untuk meningkatkan link and match antara sekolah dengan dunia industri,” tuturnya.

Dalam pelatihan ini, Daihatsu berikan sharing seputar teknologi terbaru, mulai dari pengenalan fungsi, mekanisme kerja komponen, troubleshooting, serta pengenalan fasilitas produksi Daihatsu dalam membuat kendaraan yang rendah emisi dan ramah lingkungan.

Pada sharing teknologi untuk para guru SMK binaan Daihatsu diangkat seputar fitur Key Free dan Hill Start Assist di Terios.

Secara singkat, Key Free merupakan fitur untuk fungsi Entry & Start yaitu membuka pintu dengan menekan request switch pada handle pintu dan menyalakan atau mematikan mesin hanya menekan tombol start & stop engine saja.

Sedangkan Hill Start Assist, fitur ini dapat mencegah mundurnya mobil saat berada di tanjakan dan dalam kondisi stop & go dengan cara memberi waktu selama 3 detik saat memindahkan posisi kaki dari pedal rem ke pedal gas sehingga pengemudi tidak khawatir mobil akan mundur.

Pada kedua fitur tersebut akan memudahkan pelanggan dalam berkendara sehari-hari serta menambah sisi keamanan (safety) bagi pengendaranya.

Pada training ini, Daihatsu memperkenalkan teknologi pada fasilitas produksi Daihatsu yang comply hingga Euro 6, dan disesuaikan dengan regulasi kendaraan tiap negara.

Fasilitas ini merupakan komitmen Daihatsu dalam memproduksi mobil dengan emisi rendah, dan ramah lingkungan dengan menerapkan “Green Technology” melalui penggunaan Super Intelligent Catalyst, serta material komponen ramah lingkungan.

“Daihatsu berharap para guru SMK dapat meneruskan pengetahuan ini kepada siswa di sekolahnya, sehingga para siswa dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik dan siap terjun langsung ke dunia industri,” tutup Aji. [dp/MTH]



Tinggalkan komentar