Dimas Ekky Raih Poin Ganda di Seri Pembuka FIM CEV Moto2


DAPURPACU – Dimas Ekky Pratama mampu meraih poin ganda pada seri pembuka ajang FIM CEV Moto2 European Championship musim 2021, yang berlangsung di Sirkuit Estoril, Portugal, Minggu (25/4).

Pada dua race yang digelar selama satu hari itu, pebalap berusia 27 tahun ini menyumbangkan 17 poin untuk tim Pertamina Mandalika SAG Stylo EUVIC, sementara satu rekan Dimas yaitu Piotr Beisiekirski hanya membawa pulang 11 poin.

Poin yang diraih pebalap asal Polandia itu hasil dari finis P5 di balapan pertama, namun gagal menyelesaikan balapan kedua setelah melaju hanya tujuh putaran saja.

Berkat pencapaian ini, Dimas Ekky berhasil menghuni posisi keenam pada klasemen sementara CEV Moto2. Dia pun berkomitmen untuk bisa meraih hasil lebih baik lagi pada race berikutnya yang dijadwalkan digelar di Sirkuit Ricardo-Tormo, Valencia, 9 Mei mendatang.

M Rapsel Ali, Presiden Pertamina Mandalika SAG Team, mengaku puas dengan hasil yang dicapai kedua pebalapnya. Dia pun berharap pada seri berikutnya dapat menggapai hasil yang lebih baik lagi.

“Awal yang baik pada race awal bagi kedua pembalap. Semoga putaran berikutnya di Valencia sudah bisa podium untuk meraih tambahan poin. Terima kasih kepada tim yang telah bekerja secara total,” ucap Rapsel.

Dimas Ekky pun berkomitmen untuk dapat meraih hasil yang lebih, disertai dengan feeling pada motor yang juga lebih sempurna. Terus bekerja keras dengan latihan fisik dan latihan motor menjadi target yang dicanangkannya.

“Race kedua terlalu banyak halangan dari pembalap lain di depan. Balapan seri berikutnya harus lebih baik lagi. Terima kasih support dan dukungannya. Bismillah, Valencia lebih baik,” tandas Dimas.

Sekilas jalannya balapan, ajang feeder series menuju jenjang kelas utama MotoGP dapat dikatakan menjadi penantian panjang bagi Dimas Ekky, setelah absen selama semusim lamanya sejak karir balapnya terhenti.

Memulai balapan dari start ke-13, Dimas mampu melakoni strategi yag diterapkan tim dengan sempurna pada lap-lap awal. Merangsek ke leading group usai mengambil alih banyak posisi, dia terus mempertahankan kecepatan dari motor Kalex tunggangannya.

Konsistensi keduanya mampu menuai hasil positif di mana Dimas finis di urutan 7 dan Beisiekirski di P5. Sempat terjadi kesalahpahaman di lap-lap awal di mana Stewards memberikan black flag atau tanda diskualifikasi untuk Dimas.

Padahal, start Dimas terbilang sempurna dan tidak membuat kesalahan dalam overtaking dengan pembalap lainnya. Setelah dikonfirmasi oleh tim Pertamina Mandalika SAG, ternyata terjadi kesalahan.

Beruntung Dimas tidak terganggu dengan adanya masalah tersebut dan tetap fokus melakoni balapannya. Terus berada di baris terdepan, baik kedunya berupaya mengambil posisi terbaik agar mampu mencapai posisi lima besar.

Upaya Dimas untuk overtaking T Hada agar berada di urutan keenam harus kandas hingga bendera finis berkibar. Coba bermain aman dengan tetap mempertahankan posisi jadi fokus utamanya.

Finis ke-8, Dimas Ekky Mengisi Urutan 6 Klasemen Sementara
Motivasi yang kuat melakoni race kedua secara otomatis terbangun oleh para pembalap Pertamina Mandalika SAG Stylobike Euvic berkat pencapaian positif masuk 10 besar.

Keduanya pun memandang balapan kedua dengan rasa optimis yang tinggi untuk dapat mencapai hasil yang lebih baik lagi dari race sebelumnya.

Memulai balapan dari grid ke-12, Dimas berhasil memperbaiki posisi pada lap pertama. Usahanya untuk terus menyalip pembalap di depan agar dapat mengisi rombongan awal tak kunjung diraihnya.

Tidak ingin mengambil risiko besar, mantan pembalap Kejuaraan Dunia Moto2 itu memilih untuk bermain aman untuk mencetak poin di seri pertama tersebut.

Sayangnya, upaya keras Dimas tidak diiringi oleh Beisiekirski yang harus terhenti pada lap ke-7. Padahal, ia memiliki start yang bagus dan dapat menjaga ritme balapnya untuk bertahan di posisi kelima.

Dengan hasil finis ketujuh pada Race 1 dan kedelapan pada Race 2, membuat Dimas Ekky berhasil mengumpulkan 17 poin dan berada di urutan keenam dalam klasemen sementara CEV Moto2.

Sedangkan pembalap kelahiran Polandia berusia 19 tahun ini hanya mengumpulkan 11 poin, hasil dari finis kelima pada race pertama. [dp/MTH]



Tinggalkan komentar