Ridwan Kamil Kunjungi Pabrik Skutik Listrik Gesits


DAPURPACU – Pabrik motor listrik Gesit di Kawasan Industri WIKA (KIW) Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, menerima kunjungan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Selasa (27/4).

Pada kunjungan ke pabrik milik PT WIKA Industri Manufaktur (WIMA) itu, Gubernur Ridwan melihat langsung seluruh proses produksi pembuatan skutik bermesin listrik murni berbasis baterai.

Tak hanya itu, dia juga sempat menjajal Gesit mengitari lingkungan pabrik. Usai mengendarai, Ridwan berencana akan ‘membudidayakan’ penggunaan kendaraan listrik sampai 30% dari populasi.

“Dalam kurun waktu 10 tahun Provinsi Jawa Barat akan memberlakukan aturan yang mewajibkan populasi penggunaan kendaraan listrik,” ujar Ridwan, dalam siaran resminya.

“Efisiensi biaya menjadi salah satu alasan memutuskan untuk mengalihkan kendaraan operasional kedinasan menggunakan kendaraan listrik. Dengan begitu, Pemda Provinsi Jawa Barat bisa menghemat pengeluaran anggaran biaya BBM hingga satu per limanya,” tambahnya.

Seperti diketahui, PT WIKA Industri Manufaktur, manufaktur dan principal sepeda motor listrik Gseits merupakan sepeda motor buatan dalam negeri yang diproduksi oleh PT Wijaya Karya (Persero), Tbk.

Optimisme Gubernur Ridwan akan populasi kendaraan listrik yang makin tumbuh, Direktur Utama PT WIMA, Muhammad Samyarto juga optimis motor listrik produksinya akan menjadi salah satu solusi berkendara di masa mendatang.

“Gesits siap mendukung kebijakan Pemerintah Jawa Barat mengimplementasikan program renewable energy. Kami optimis dapat bekerja sama dalam membangun infrastruktur, termasuk melakukan sosialisasi penggunaan motor listrik di Jawa Barat,” jelas Samyarto.

Gesits, Motor Listrik Legal Pertama di Indonesia
Perjalanan panjang telah dilalui oleh Gesits hingga akhirnya diproduksi secara resmi di Indonesia, dengan tingkat kandungan lokal (TKDN) mencapai 46,7 persen.

Gesits sendiri merupakan kolaborasi dari sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), seperti PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi, PT Pindad, PT Len, PT Wika Industri Energi dan PT PLN.

Skutik listrik Gesits telah mendapatkan Sertifikat Uji Tipe (SUT) dari Kementerian Perhubungan RI, sehingga layak digunakan masyarakat dan dapat diterbitkan STNK/BPKB layaknya sepeda motor konvensional saat ini.

Saat ini, motor Gesits dapat dipesan melalui E-Katalog, maupun Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Motor Gesits diklaim menggunakan komponen suku cadang lokal sebesar 85 persen.

Gesits dilengkapi baterai Lithium NCM berkapasitas 1,44 kWh untuk 1 baterai dan dapat digunakan dengan 2 baterai, sehingga dapat berjalan hingga 100 km per satu kali pengisian daya.

Berbekal motor listrik bertenaga 5 kw (7 hp), Gesits didukung 3 mode berkendara dengan kecepatan maksimal yang dibatasi hingga 70 km/jam. Waktu pengisian antara 3- 4 jam, dengan 30 min pertama dapat menempuh jarak 10 km.

Diklaim juga biaya operasionalnya murah dan tanpa servis berkala. Untuk pengisian daya cukup menggunakan colokan listrik rumah. Adapun biaya listrik yang dibutuhkan hanya sebesar dua ribuan rupiah untuk menempuh jarak 50 km.

Fitur-fitur yang dipasangkan diantaranya double disk brake, transmisi pulley, suspensi belakang monoshock, LED Daytime Running Lights, dan HID Projector Head Lamps. Gesits juga dilengkapi digital dashboard yang dapat terkoneksi dengan aplikasi ponsel pengendara.

Hadir dalam tiga warna yaitu merah, hitam dan putih, Gesits dibekali garansi baterai selama 3 tahun serta didukung layanan purna jual dari dealer-dealer Gesits yang tersebar di Indonesia. [dp/MTH]



Tinggalkan komentar